image image image image
Charity Program ; BERANI GUNDUL 2018   Yukkk ikutan Lomba Menyanyi dan Mewarnai... Dalam Rangka Hari Kanker Anak Internasional, Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) cab. Smg bekerjasama dengan Harian Suara Merdeka mengadaka Charity program #BERANI GUNDUL 2018 ikuti Kegiatan2 kami: LOMBA MENYANYI KAT A : Kl. 1 - 3 SD KAT B : Kl. 4 - 6 SD Registrasi peserta 50.000 Read the Full Story
Kontes Foto di Instagram [caption id="attachment_1071" align="aligncenter" width="541"] Kontes Foto - Fantastisk Hari Ibu[/caption] KONTES FOTO “FANTASTIK HARI IBU” Selamat Hari Ibu Hari Ibu di Indonesia dirayakan secara nasional setiap tanggal 22 Desember. Tanggal itu dipilih untuk merayakan semangat wanita Indonesia dan untuk meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara Hari Ibu di Indonesia dirayakan pada ulang tahun hari pembukaan Kongres Perempuan Indonesia yang pertama, 22-25 Desember 1928.   Ayo Foto bersama Ibu saat bermain di gamefantasia Jangan lupa ikutan kontes foto Fantastik Hari Ibu dan menangkan voucher bermain senilai Rp.5.000.000. Caranya: Foto diri kamu saat bermain di gamefantasi bersama ibu mu.(ibu dan anak) Upload dan Tag foto kamu ke instagram @gamefantasia Gunakan hashtag #fantastikhariibu #gamefantasia Upload sebanyak-banyaknya untuk kesempatan menang lebih besar Kontes Foto dimulai tgl 20 Desember 2017 sd 20 Januari 2018 Read the Full Story
“3rd Birthday Run Fakerunners” Memperingati HUT Fakerunners Indonesia ke-3, Game Fantasia Indonesia selaku sponsor acara, mengundang rekan-rekan Runners dan Media Partner Untuk ikut hadir dalam Acara "3rd Birthday Run Fakerunners" pada : •Hari/Tanggal : Sabtu, 30 September 2017 •Venue : Area DP Mall Semarang •Pukul : 05.30-Selesai Read the Full Story
Merchandise GFAN Yuk berburu merchandise dari gamefantasia, koleksi hadiah-hadiah terbatas ini.   Bollpoint GIO hanya 60 Tiket. Read the Full Story

Gamedev Indonesia Tak Kalah Jago Dibanding Asing

Game buatan pengembang (developer) asal Indonesia ternyata memiliki kualitas yang baik. Bahkan, kualitasnya tidak kalah dari game buatan pengembang asal luar negeri.

Hal tersebut disimpulkan oleh Lolly Amalia Abdullah, Direktur Kerjasama dan Fasilitas Direktorat Jenderal Ekonomi Kreatif Berbasis Desain, Media, dan IPTEK Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, saat ia harus “mengawal” dua kelompok anak muda yang berkunjung ke negara Prancis.

Pada saat itu, kedua kelompok ini harus memamerkan game hasil karya mereka di sebuah pameran di negara tersebut.

Hasilnya ternyata cukup mencengangkan. Para peserta pameran banyak yang memuji hasil karya mereka. Tidak sedikit pula yang menyebut kualitasnya tidak jauh berbeda dari buatan developer luar.

“Bahkan, awalnya banyak yang tidak percaya kalau game ini buatan Indonesia. Namun, setelah dijelaskan, mereka akhirnya mengerti bahwa game ini adalah buatan Indonesia,” ujar Lolly kepada KompasTekno, dalam acara Gamechanics di Bandung, pada Selasa (19/3/2013).

Ekosistem

Jika sudah memiliki kualitas yang baik, mengapa game buatan pengembang asal Indonesia masih belum bisa berbicara banyak?

Menurut Lolly, ekosistem yang belum terlalu baik, merupakan alasan di balik masalah tersebut.

Untuk meningkatkan mutu ekosistem ini pun tidak terlalu mudah. Dibutuhkan kerjasama dari semua komponen yang berkepentingan agar dapat menyelesaikan masalah ini.

Hingga saat ini, pihak pemerintah pun sudah berupaya untuk meningkatkan mutu dari ekosistem tersebut. Salah satunya adalah dengan berbagai proyek pendanaan melalui sponsor.

Dalam acara Gamemechanic, dibahas berbagai potensi maupun arah pengembangan industri game Indonesia untuk persiapan bertarung di tingkat internasional.

Terdapat juga acara seminar untuk memperkenalkan perspektif baru dalam mengimplementasikan game tidak sekadar untuk bersenang-senang, tapi juga untuk tujuan yang serius. Tujuannya, game bisa menjadi media penyampai pesan atau bahkan membuka peluang bisnis yang baru.

sumber : tekno.kompas.com

Leave a Reply